Manchester United asuhan Ruben Amorim tengah menjalani musim yang mengecewakan. Dengan hanya mengumpulkan 37 poin dari 29 laga, mereka terjerembab di posisi ke-13 klasemen – sebuah catatan kelam dalam sejarah klub.
Namun, di tengah guramnya performa, Amorim melihat secercah harapan. Ia bersikeras bahwa mentalitas dan semangat juang anak asuhnya mengalami transformasi signifikan menjelang sisa kompetisi.
“Saya merasakan keyakinan yang berbeda dalam diri para pemain. Energi di tim ini berubah,” ungkap Amorim kepada Mirror. “Mereka kini lebih percaya pada kemampuan diri sendiri. Meskipun demikian, saya juga realistis bahwa hasil pertandingan akan menjadi tolok ukur sesungguhnya.”
BACA JUGA: Barcelona TOLAK Tawaran Apa Pun Dari Manchester City Untuk Pedri
TANCAP GAS DI SISA LAGA
Amorim mengakui bahwa perjalanan Manchester United masih panjang dan perbaikan di berbagai lini tetap menjadi prioritas, bahkan setelah meraih kemenangan.
“Kami sadar betul masih banyak aspek yang perlu kami poles, sekalipun saat kami berhasil mengamankan tiga poin,” tegasnya. “Akan tetapi, saat ini atmosfer di tim benar-benar berbeda. Kami dipenuhi kepercayaan diri dan siap menatap dua bulan terakhir musim ini denganFighting spirit tinggi.”
Lebih lanjut, juru taktik asal Portugal itu menyatakan perubahan fokus tim. “Dengan kepercayaan diri yang meningkat, pandangan kami kini tertuju ke depan. Target utama kami adalah meraih kemenangan di setiap pertandingan. Itulah yang menjadi sentral dari setiap persiapan dan strategi kami saat ini.”
Manchester United kini berjuang keras untuk sekadar menembus sepuluh besar klasemen. Dengan koleksi 37 poin, mereka terpaut tujuh angka dari Bournemouth yang menduduki tangga kesepuluh. Amorim menyadari betul beratnya tantangan yang menanti.
“Ini adalah periode yang sangat menarik sekaligus menantang bagi kami,” ujar Amorim. “Kami akan menghadapi serangkaian pertandingan sulit. Namun, tim ini sudah terbiasa dengan jadwal padat dalam beberapa pekan terakhir, meskipun kami harus mengakui bahwa kami memiliki keterbatasan dalam jumlah pemain.”
View this post on Instagram