Real Madrid asuhan Carlo Ancelotti kembali mengalami kekalahan mengecewakan di musim yang sulit ini saat mereka kalah 2-1 dari Valencia. Hasil ini membuat mereka tetap tertinggal tiga poin di belakang Barcelona dalam perebutan gelar La Liga. Tetapi jika Barca meraih kemenangan atas Real Betis (6/4 WIB), maka selisih kedua tim akan menjadi enam poin.
Selepas laga, Ancelotti merenungkan kekalahan tersebut. Ia juga memberikan pendapatnya tentang perebutan gelar, yang menurutnya lebih sulit sekarang.
“Kami menciptakan banyak peluang, kami hampir mencetak gol. Mungkin kami kurang efektif, dan dalam merebut bola, tetapi kami hanya kebobolan sedikit. Memang benar bahwa lawan tidak perlu banyak mencetak gol saat ini,” ucap Ancelotti mengutip dari Diario AS.
“Kami mengambil risiko untuk mencoba menang, hasil imbang tidak berguna bagi kami, dan kami melakukan serangan balik itu. Kami melakukan hal-hal dengan baik dalam menyerang, kami kurang efektif.”
“Jauh lebih rumit untuk memperjuangkan La Liga sekarang, tetapi kami memiliki ide untuk bermain dengan baik hingga akhir. Kami punya pilihan, kecuali setelah pertandingan ini, tetapi kami harus berjuang sampai akhir.”
“Kami telah kehilangan kesempatan untuk berjuang lebih keras demi liga. Pertandingan melawan Barcelona di Copa del Rey akan berbeda, mereka akan lebih banyak menyerang dan kami harus lebih baik di lini belakang dan efektif di lini depan.”
BACA JUGA: Nova Arianto Bangga dan Ucapkan Terima Kasih untuk PSSI Usai Kalahkan Korsel
VINI JR. GAGAL PENALTI
Vinicius Junior gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, dan Ancelotti mengungkapkan mengapa pemain Brasil itu mengambil tendangan penalti meskipun gagal mengeksekusi penalti terakhirnya, yaitu di Liga Champions melawan Atletico Madrid.
“Ini musim yang rumit dengan penalti. Bellingham, Mbappe, dan Vinicius semuanya gagal… Saya mencoba memberinya kepercayaan diri dan dia juga gagal mengeksekusi penalti ini,” ucapnya.
View this post on Instagram