Pembalap Alpine, Pierre Gasly, mengatakan bahwa sesi yang berlangsung pada hari Sabtu (22/3) di GP Cina sangat menantang. Ia pun banyak belajar dari sesi yang berlangsung kemarin.
Pada Sabtu, Formula 1 menggelar beberapa sesi. Di antaranya merupakan balapan sprint GP Cina, serta sesi kualifikasi untuk balapan utama.
Alpine harus puas finis di luar zona poin, dengan Pierre Gasly berada di P12 dan Jack Doohan di P20. Padahal, Doohan sebelumnya start dari P16, satu posisi yang lebih baik dari seniornya di Alpine. Sayang karena mengalami insiden di akhir balapan, ia pun turun posisi ke paling belakang.
Sementara itu, pada kualifikasi untuk balapan utama, Gasly mengamankan starting grid di P16, sementara Doohan di P18.
Usai menjalani sesi kualifikasi, Pierre Gasly mengatakan kalau sesi yang diselenggarakan di hari Sabtu cukup menantang baginya. Ia pun banyak belajar dari sesi-sesi tersebut, dan akan menjadi bekal untuk balapan siang hari ini.
BACA JUGA: Prinsipal Alpine Nilai Grid GP Cina Sangat Kompetitif
“Hari Sabtu jadi hari yang menantang sebagai tim. Tapi kami sudah banyak belajar, dan ada beberapa hal yang bisa menjadi bekal untuk balapan nanti,” tutur pembalap asal Prancis tersebut.
“Balapan sprint cukup menyenangkan. Kami naik lima posisi dan melakukan beberapa manuver yang cukup baik. Yang terpenting, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik untuk balapan di hari Minggu,” tambahnya.
MEMANFAATKAN PELUANG
Sejauh ini, duo Alpine memang belum meraih poin dalam dua seri. Di GP Australia, Gasly hanya finis di posisi kesebelas, satu posisi di bawah zona poin. Sementara Doohan justru gagal finis karena mengalami insiden.
Pabrikan asal Prancis ini pun berharap mampu meraih hasil maksimal di Shanghai. Mengingat, mereka memiliki target untuk bisa bersaing secara kompetitif di papan tengah F1 2025.
“Kami akan lihat seperti apa jalannya balapan nanti. Yang pasti, kami akan memaksimalkan peluang yang kami dapatkan sepanjang balapan untuk bisa meraih hasil yang lebih baik ketimbang balapan sebelumnya,” tutup mantan pembalap Red Bull Racing itu.