Pembalap Alpine, Pierre Gasly, mengaku kecewa setelah gagal meraih poin di balapan pertama Formula 1 2025. Meskipun menghadapi kondisi yang berat, ia merasa bahwa timnya telah menunjukkan kemampuan yang kuat dan kompetitif.
Pierre Gasly sendiri memulai balapan yang berlangsung pada akhir pekan lalu dari posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya, Jack Doohan, yang juga merupakan seorang rookie, start dari posisi ke-14. Sayang, saat finis, Gasly berada di luar zona poin, dengan menempati posisi kesebelas, sementara Doohan malah gagal menyelesaikan balapan.
“Setelah balapan yang sangat berat dan kondisi yang menantang, rasanya sangat kecewa untuk meninggalkan sirkuit tanpa poin,” kata pembalap asal Prancis tersebut.
BACA JUGA: Keputusan Keliru Ferrari Buat Lewis Hamilton Finis di Posisi 10 GP Australia
CUACA BURUK JADIKAN BALAPAN MENANTANG
Pierre Gasly juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang buruk membuat jalannya balapan GP Australia menjadi sangat menantang. Alpine pun dituntut untuk tidak membuat kesalahan di bawah cuaca yang tak pasti.
“Kami melakukan yang terbaik untuk tetap berada di jalur yang benar sepanjang balapan, tetapi hujan deras di akhir balapan membuat beberapa pembalap mendapat keuntungan dengan masuk pit lebih awal,” ungkapnya.
“Sementara yang lain seperti kami memutuskan untuk mengambil risiko dan masuk pit satu atau dua lap kemudian.”
OPTIMISTIS DENGAN KEMAMPUAN TIM
Meskipun gagal meraih poin, pembalap tersebut tetap optimistis tentang kemampuan timnya. “Saya sangat puas dengan kemampuan mobil kami secara keseluruhan. Kami telah menunjukkan bahwa kami memiliki kecepatan tinggi dan saya yakin akan hal itu saat kami menuju ke Cina untuk balapan berikutnya.”
Dengan kemampuan yang kuat dan kompetitif, Alpine yakin akan dapat meraih kesuksesan di balapan berikutnya. Mereka akan terus berusaha untuk meningkatkan kinerja dan meraih hasil yang lebih baik.