Cesare Casadei, gelandang muda berbakat Torino, mengakui bahwa pengalamannya bermain di Inggris telah memberikan dampak besar bagi kariernya. Mantan pemain Chelsea, Reading, dan Leicester City itu menyatakan bahwa masa baktinya di Inggris telah memberinya “banyak hal” dan membantunya mendapatkan panggilan pertamanya ke tim nasional Italia.
“Semuanya terjadi dengan sangat cepat. Sejujurnya, saya hanya berusaha untuk tetap fokus pada masa kini dan melakukan apa yang saya bisa,” kata Casadei dikutip dari Football Italia. “Saya berpikir tentang bekerja hari demi hari. Selalu menyenangkan menerima pujian dari pelatih, dan dipanggil adalah sumber kebanggaan. Saya berusaha memberikan yang terbaik.”
Casadei bergabung dengan Chelsea dari Inter Milan pada 2022, namun menghabiskan masa pinjaman di Reading dan Leicester City sebelum kembali ke Stamford Bridge pada Januari 2024. Ia mengakui bahwa pengalamannya di Inggris telah membentuknya menjadi pribadi dan pemain yang berbeda.
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa dua tahun di Inggris ini telah memberi saya banyak hal: Saya keluar dari sana sebagai pribadi dan pemain yang berbeda. Saya hanya bisa berterima kasih kepada mereka yang telah membantu saya, dan saya bangga dengan perjalanan saya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Comeback Vs Atletico Madrid, Hansi Flick Kirim Pujian Setinggi Langit Buat Pemain Barcelona
PERBEDAAN SEPAKBOLA INGGRIS & ITALIA
Casadei juga membagikan pandangannya mengenai perbedaan gaya sepakbola antara Italia dan Inggris. Menurutnya, perbedaan utama terletak pada intensitas permainan.
“Gaya sepak bolanya berbeda dibandingkan dengan Italia,” kata Casadei. “Dari sudut pandang teknis, salah satu perbedaan utama adalah intensitasnya, tetapi Serie A juga sangat intens dan kompetitif. Itu mungkin perbedaan terbesar.”
Meski demikian, Casadei mampu beradaptasi dengan cepat di Torino. Ia langsung menjadi pemain inti dan telah mencetak gol pertamanya di Serie A. Ia merasa integrasinya ke dalam tim terbantu oleh kepercayaan yang ia rasakan sejak awal.
“Saya sangat senang. Saya pikir integrasi saya ke dalam tim ini dibantu oleh kepercayaan yang saya rasakan sejak awal,” ungkapnya. “Itulah yang saya cari, tim tempat saya bisa bermain sebanyak mungkin dan mendapatkan kembali kontinuitas yang saya rindukan. Saya sangat senang, dan saya harus berterima kasih kepada pelatih, staf, dan rekan satu tim saya.”
CASADEI UCAPKAN TERIMA KASIH UNTUK RICCI & VANOLI
Casadei juga menyoroti peran penting kapten Torino, Samuele Ricci, dalam membantunya beradaptasi di klub baru. Ia menyebut Ricci sebagai panutan dan orang yang hebat.
“Samuele adalah tokoh kunci di Torino. Ia kapten dan panutan. Saya mencoba mengikuti teladannya karena ia orang yang hebat dan telah banyak membantu saya dalam beberapa minggu pertama di Torino,” katanya.
Selain itu, pelatih Torino, Paolo Vanoli, juga memberikan kontribusi besar terhadap dampak langsung Casadei di klub. Dia memuji Vanoli yang menularkan semangat dan cara pelatih merayakan kemenangan bersama para penggemar.
“Pelatih adalah seseorang yang menularkan banyak semangat. Dari apa yang saya lihat selama beberapa minggu terakhir, ia selalu menunjukkan bahwa ia mencurahkan hatinya dalam segala hal yang ia lakukan. Merayakan kemenangan bersama para penggemar adalah hal yang hebat. Sudah sepantasnya melakukannya bersama mereka yang mengikuti dan mendukung Anda,” pungkas Casadei.
View this post on Instagram