Pemain Dewa United Banten, Malik Dime, sepertinya akan berpisah dengan klubnya itu. Hal tersebut terlihat dari pernyataan yang dibuat oleh sang pelatih, Pablo Favarel, dalam konferensi pers baru-baru ini.
Dewa United Banten menutup pekan kesembilan dengan kemenangan di kandang Kesatria Bengawan Solo, Minggu (23/3) malam kemarin. Anak Dewa mampu menang dengan skor 72-81.
Dalam pertandingan ini, Malik Dime berkontribusi sumbang 8 poin dan 10 rebound. Pertahanan solid diperlihatkan pebasket asal Senegal tersebut, lantaran dari total 10 rebound, ia sukses melakukan 7 defensive rebound.
Usai laga, pelatih Dewa United Banten, Pablo Favarel, secara mengejutkan mengatakan kalau pertandingan kontra Kesatria Bengawan Solo bakal menjadi laga terakhir Malik Dime berseragam Dewa United. Ia juga menyebut Dime sebagai sosok yang profesional.
BACA JUGA: Kesatria Bengawan Solo Fokus Pada Gameplan
“Itu adalah momen manis dan getir karena pertandingan tadi menjadi yang terakhir bagi Dime. Dan saya sangat beruntung bisa memiliki pemain sepertinya di tim,” ujar Pablo di konferensi pers pasca laga.
“Dime adalah contoh bagaimana pemain profesional seharusnya. Dia tahu akan meninggalkan tim, tetapi tetap memberi yang terbaik di latihan, selalu memberi pertolongan, dan bermain dengan semua yang dia punya. Kami akan sangat merindukan Dime di Dewa,” tambahnya.
Malik Dime sendiri masuk ke dalam roster Dewa United Banten menggantikan Prince Ibeh yang cedera sebelum IBL 2025 bergulir. Sejak saat itu, Dime menjadi salah satu andalan tim yang bermarkas di Banten tersebut.