Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, ikut mengomentari pertukaran pembalap yang dilakukan oleh Red Bull Racing. Ia mengaku tidak begitu terkejut dengan langkah Red Bull.
Red Bull Racing melakukan pertukaran pembalap setelah hanya menjalani dua balapan pertama di F1 2025. Liam Lawson, yang sejatinya merupakan rekan setim Max Verstappen, diturunkan ke tim satelit, Visa CashApp Racing Bulls.
Sebagai gantinya, Red Bull Racing kemudian mempromosikan Yuki Tsunoda ke tim utama. Kedua pembalap akan mulai tampil untuk tim barunya di GP Jepang akhir pekan ini.
Melihat pertukaran pembalap itu, Lewis Hamilton yang merupakan sosok senior di grid jet darat, mengaku tak begitu terkejut. Ia juga mengatakan tidak ada pembalap yang lebih buruk di antara keduanya.
“Saya tidak begitu terkejut melihat mereka bertukar posisi sangat dini,” tutur juara dunia F1 tujuh kali tersebut.
BACA JUGA: Liam Lawson Ungkap Keterkejutannya Atas Keputusan Red Bull
“Kedua pembalap saya rasa merupakan pembalap yang hebat. Mereka masih muda dan bertalenta. Secara alami, pembalap muda akan mendapatkan tekanan yang lebih besar saat masuk ke olahraga ini. Dan untuk bisa mengenal mobil yang kita tahu bukan mobil paling mudah untuk dikendarai itu akan selalu sulit.
“Bisa tampil di dua balapan saja sudah menjadi sesuatu yang luar biasa,” tutupnya.
Ini bukan kali pertama Red Bull Racing melakukan pergantian pebalap di tengah musim. Pendahulu Liam Lawson pernah mengalami hal serupa.
Sebut saja Pierre Gasly, Alexander Albon, hingga sosok senior sekalipun, Daniel Ricciardo. Red Bull Racing terkenal sebagai tim yang mengutamakan hasil dan kecepatan.
Max Verstappen saat ini merupakan sosok utama di Red Bull Racing. Sulit untuk mengganti peran juara dunia F1 empat kali tersebut.