Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, tampil dominan di dua balapan pertama MotoGP 2025. Kendati terlihat kalah saing dari rekan setimnya, Ducati menegaskan pembalap mereka lainnya, Francesco Bagnaia, tidak tertekan dengan dominasi rekan setimnya itu.
Marc Marquez menggila di dua balapan pertama MotoGP 2025. Ia sukses memenangi balapan di MotoGP Thailand dan MotoGP Argentina. Rider 32 tahun tersebut pun langsung memuncaki klasemen sementara pembalap MotoGP 2025.
Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, baru mencatatkan satu podium dari dua balapan terakhir. Ia naik podium di MotoGP Thailand, di belakang Marc dan Alex Marquez.
Melihat hal tersebut, manajer tim pabrikan Ducati, Davide Tardozzi, mengatakan kalau Bagnaia tak begitu tertekan dengan dominasi kakak-beradik Marquez. Padahal, sejak musim belum bergulir, prediksi mengatakan kalau rivalitas internal Ducati akan mewarnai persaingan musim 2025.
BACA JUGA: Marc Marquez Menggila Di MotoGP 2025, Rekor Valentino Rossi Terancam Pecah
“Saya baru saja berbicara dengan Pecco (Bagnaia). Saya tidak berpikir dia berada di bawah tekanan. Ada sesuatu yang belum kami pahami, bahkan dia sendiri,” tutur Tardozzi.
“Ada sesuatu yang terlewatkan dalam pengaturan, ada sesuatu yang terlewatkan saat kami membantu dia, ada sesuatu yang perlu kami bicarakan.
“Dan saya rasa kami akan segera menemukan solusi untuk performanya, karena menurut saya Pecco tidak melaju seperti akhir tahun lalu dan dia sama sekali tidak percaya diri di depan.
“Dan itulah masalah yang kami lihat jika membandingkan dengan tahun lalu,” tutupnya.
Balapan MotoGP selanjutnya akan digelar di Amerika. Diharapkan Pecco Bagnaia mampu memperlihatkan tajinya pada balapan yang berlangsung pada 30 Maret mendatang.