Edo Febriansah memasuki musim keduanya bersama Persib Bandung di kompetisi Liga 1 2024/25. Pada musim ini, Edo hampir tidak tergantikan di posisi wing-back kiri Maung Bandung. Dengan determinasi tinggi, performa yang apik, dan konsistensi setiap laga, hanya cedera yang bisa menghentikan perannya.
Pemain asal Kediri ini telah mencatatkan lebih dari 2.000 menit bermain dalam 26 pertandingan musim ini, sebuah pencapaian yang lebih baik dibandingkan musim pertamanya, di mana ia hanya bermain sekitar 1.500 menit dari total 32 laga.
Ketika Rezaldi Hehanussa cedera di awal musim, dan Zalnando dipinjamkan ke PSIS Semarang, Edo Febriansah menjadi satu-satunya andalan di posisi tersebut. Pelatih Persib, Bojan Hodak, sempat menghadapi krisis ketika Edo mengalami cedera, sehingga ia memutuskan untuk memulangkan Zalnando di tengah musim.
“Edo Febriansah selalu bermain di musim ini, karena itu dia juga memiliki batasan. Dia menjadi satu-satunya bek kiri di awal musim karena Rezaldi cedera, dan kami tidak memiliki pengganti,” ujar Hodak.
BACA JUGA: Ong Kim Swee Tak Sabar Menunggu Laga Timnas Indonesia Melawan Australia
Selain tampil di kompetisi domestik, Edo juga bermain dalam lima pertandingan ajang AFC Champions League Two 2024/25. Hodak bahkan menyebut bahwa pemain asal Kediri ini telah “overused”, yang dapat berdampak buruk pada kebugarannya.
“Kami juga bermain di Liga Champions musim ini, dan dia memainkan semua pertandingan itu, begitu juga di liga. Jadi, dia sedikit overused. Namun, Zalnando kini sudah kembali dan bermain sangat bagus. Dengan begitu, Edo bisa sedikit beristirahat dan mungkin bisa memulihkan kebugarannya,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
View this post on Instagram