Chelsea Kecam Pelecehan Rasis ‘Menjijikkan’ Terhadap Wesley Fofana

seru88indonesia

Wesley Fofana Chelsea

Chelsea mengecam keras para pelaku pelecehan rasis daring yang menyerang bek mereka, Wesley Fofana, setelah pertandingan melawan Arsenal. The Blues menyatakan bahwa pelecehan tersebut “menjijikkan” dan “tidak akan ditoleransi”.

Pemain berusia 24 tahun itu membagikan enam tangkapan layar pesan rasis yang ia terima melalui media sosial. Pesan-pesan tersebut dikirimkan setelah Chelsea mengalami kekalahan 1-0 dari Arsenal di Liga Primer.

“Chelsea Football Club terkejut dan muak dengan meningkatnya pelecehan rasial daring terhadap pemain kami,” demikian pernyataan resmi klub. “Tindakan pelecehan menjijikkan yang menimpa Wes Fofana setelah pertandingan kemarin, sangat menjijikkan dan tidak akan kami toleransi.”

Chelsea menegaskan bahwa Fofana dan semua pemain mereka mendapatkan dukungan penuh dari klub. Mereka juga menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku dan mengambil tindakan tegas. Klub juga akan menghubungi Instagram terkait unggahan rasis tersebut.

BACA JUGA: Comeback Vs Atletico Madrid, Hansi Flick Kirim Pujian Setinggi Langit Buat Pemain Barcelona

KASUS PELECEHAN RASIS DI SEPAKBOLA

Kasus yang menimpa Fofana menambah daftar panjang pemain sepakbola yang menjadi korban pelecehan rasis daring. Sebelumnya, pemain seperti Calvin Bassey, Abdoulaye Doucoure, Kyle Walker, Joe Willock, dan Khadija Shaw juga mengalami hal serupa.

Samuel Okafor, kepala eksekutif badan antidiskriminasi Kick It Out (KIO), menyatakan bahwa tingkat pelecehan dalam sepakbola Inggris telah mencapai “titik kritis”. Ia menyerukan tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Chelsea FC (@chelseafc)

Also Read

Tinggalkan komentar