Carlos Sainz Butuh 10 Balapan untuk Lupakan Kebiasaan di Ferrari

seru88indonesia

Pembalap Williams, Carlos Sainz

Pembalap anyar Williams, Carlos Sainz, mengaku masih terpaku pada kebiasaannya di Ferrari. Ia pun mengatakan butuh waktu sekitar 5 sampai 10 balapan agar ia bisa melupakan kebiasaannya itu.

Adaptasi Carlos Sainz bersama Williams di Formula 1 2025 bisa dibilang lambat. Dan pembalap asal Spanyol itu mengakuinya.

Ia menjelaskan kalau dirinya masih terpaku pada kebiasaan mengendarai mobil Ferrari, yang mana merupakan tim terakhirnya sebelum bergabung dengan Williams. Jika ingin cepat mengejar rekan setimnya, Alexander Albon, maka ia harus merubah gaya mengemudinya.

Dan itu, Sainz menjelaskan, butuh waktu setidaknya 5 hingga 10 balapan pertama di Formula 1 musim ini. Jika sudah melewati 10 seri, ia menjamin bisa kembali ke performa terbaiknya.

BACA JUGA: Lewis Hamilton Masih Percaya dengan Ferrari

“Jika saya ingin kembali balapan dengan kemampuan terbaik saya di Formula 1, yang mana ingin saya capai secepatnya, saya mungkin butuh waktu setengah tahun, atau 5 hingga 10 balapan,” tutur pembalap yang pernah membela McLaren dan Renault tersebut.

“Saya sudah terbiasa dengan gaya mengemudi di Ferrari, terutama sejak musim 2022, di mana saya mengemudi dengan mengeluarkan seluruh potensi mobil. Itu kemudian menjadi kebiasaan yang terbawa ke mobil baru.

“Mungkin gaya lama itu bekerja di beberapa tikungan, tapi itu membuat Anda sangat lemah. Mungkin saya akan coba hal-hal berbeda terkait gaya mengemudi saya,” tutupnya.

Dalam dua balapan yang sudah Carlos Sainz ikuti, ia sukses mencetak 1 poin. Tepatnya pada balapan GP Cina, di mana ia finis di peringkat kesepuluh.

Sementara pada balapan pembuka di Australia, Sainz justru gagal finis karena mengalami insiden.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar