Real Madrid kembali menunjukkan ambisi besar di Liga Champions musim ini. Dengan melaju ke babak perempat-final, mereka berpeluang besar untuk meraih gelar juara, yang membuat Kylian Mbappe sangat bersemangat untuk meraih trofi Liga Champions pertamanya.
Los Blancos akan menghadapi Arsenal di babak perempat-final. Jika mereka berhasil lolos, potensi pertemuan dengan mantan klub Mbappe, Paris Saint-Germain (PSG), menjadi sorotan. Namun, sang pemain menegaskan bahwa ia hanya fokus pada pertandingan melawan Arsenal.
“Akan menjadi kesalahan terburuk jika memikirkan hal itu. Tahun lalu semua orang menganggap remeh final PSG-Real Madrid dan pada akhirnya kami tidak berhasil mencapai final. Jadi, saya hanya memikirkan Arsenal, yang akan menjadi lawan kami di perempat final, dan tim saya, Real Madrid,” ujar Mbappe kepada Le Parisien.
Mbappe juga menegaskan bahwa ia dan timnya fokus untuk meraih hasil terbaik di semua kompetisi yang mereka ikuti.
BACA JUGA: Lewati Prestasi Ronaldo, Bintang Real Madrid Kylian Mbappe Bidik Rekor Ivan Zamorano
PERTARUNGAN HUKUM DENGAN PSG
Di luar lapangan, Mbappe terlibat dalam pertarungan hukum dengan mantan klubnya, PSG. Ia mengatakan bahwa masalah tersebut sedang ditangani oleh pengacaranya dan ia tidak terlalu khawatir.
Mbappe juga berbicara tentang adaptasinya di Real Madrid. Ia mengakui bahwa ia sempat mengalami periode sulit, namun ia belajar banyak dari pengalaman tersebut.
“Ini bukan pertama kalinya saya mengalami situasi seperti ini. Yang terjadi adalah status saya sekarang berbeda, begitu pula harapan dan akibatnya. Saya pernah mengalami saat-saat sulit lainnya, tetapi itu tidak banyak dibicarakan karena saya tidak memiliki status yang sama,” imbuhnya.
View this post on Instagram